
*gambarnya aneh
Selamat datang kembali, yeah… setelah kemarin pusing dengan aktifitas di tempat kerja, akhirnya bisa refreshing lagi, kangen-kangenan lagi dengan Codeigniter dan JQuery. Rencananya sih pengen nyoba yang 2.0, tapi nanggung ah, masih pake yang versi lama dulu.
Beberapa waktu lalu sempat ditanyain cara buat dropdown yang nyambung (istilahnya banyak sih), ada pula yang kasih istilah Sub Dropdown. Yaitu select/dropdown 1 yang kalo dipilih, nanti dropdown 2 listnya akan berubah sesuai kategori di dropdown 1. Contoh sederhananya ya ketika milih propinsi, maka dorpdown 2 akan muncul pilihan kota sesuai propinsi di drodown 1 (kaya di skrinsut
).
Karena saya biasa pake CI, ya wes langsung ta buat aja..
Continue Reading »

Yah begitulah headlines news,,,beberapa waktu yang lalu versi stable dari Codeigniter 2.0 baru saja rilis (lupa tanggalnya)
Ada beberapa perbedaan dengan Codeiginter versi sebelumnya. Untuk itu, jika ada yang membaca artikel saya sebelumnya, itu menggunakan Codeigniter 1.7.3, jadi jika memakai Codeigniter versi 2.0 maka harus ada penyesuaian.
Menurut situs codeigniter, perubahan dari veris sebelumnya adalah sebegai berikut :
Some of the big changes to happen in CodeIgniter 2.0 since CodeIgniter 1.7.3 are:
- Support for PHP 4 is gone, PHP 5.1 is now a requirement.
- CSRF Protection built into the form helper
- Drivers
- Application Packages
- Scaffolding, having been deprecated for a number of versions, has been removed.
- Removed the deprecated Validation Class.
- Plugins have been removed, in favor of Helpers.
- Added routing overrides to the main index.php file, enabling the normal routing to be overridden on a per “index” file basis.
- Added $route[‘404_override’] to allow 404 pages to be handled by controllers.
- 50+ bugs fixed
OK, sekiranya sekian headline news dari saya, terimakasih….
#opotoh #yoben #ngomnyang

Ubuntu, ya ubuntu.. distro yang selama hampir 4 tahun mengendap di komputer jadul saya.. Mulai dari salah install sampe hardis ke format semua, sampe bingung kehabisan space gara-gara hardis nya emang dikit..
Ubuntu, kalo di lihat di distrowatch pasti di urutan nomer satu (bukan pantun #tiffy).
Ternyata lama-lama bosen juga ya pake distro ini, pengen mencoba suasana baru. Terutama ane pengen pake KDE dan distro yang roling release. Jatuhlah pilihan pada Arch Linux. Oalah, ilmu saya masih cetek ternyata, mau install Arch Linux di Virtual Box, ga bisa terus.. Nyerah lah saya. Maklum, bukan geeks yang biasa ngompile sama nge hek nge hek
Continue Reading »

Kali ini saya mencoba menggabungkan jqueryui dan codeigniter lagi, dan membuat fitur autocomplete / autosuggest. Fungsi autocomplete ini adalah ketika kita mengetikkan karakter pada sebuah input text, maka akan menampilkan daftar item yang memiliki huruf awal sesuai karakter yang kita berikan. Tidak harus huruf awal, ini tergantung query kita dalam mencari item yang diinginkan.
Fitur autocomplete itu sendiri sudah dimiliki oleh plugin jqueryui secara default. Sehingga tidak perlu plugin tambahan lagi. Cukup dipanggil dengan .autocomplete pada elemen yang diinginkan (bisa menggunakan id atau class).
Continue Reading »

Jqgrid adalah plugin dari Jquery yang digunakan untuk manipulasi data menggunakan framework jquery. Jqgrid memiliki fungsi antara lain load data, search, edit delete dan sebagainya. Apabila kita biasa menampilkan data dalam bentuk tabel biasa, maka dengan menggunakan Jqgrid, data akan ditampilkan menjadi lebih menarik dan dinamis. Beberapa fungsi dari Jqgrid dapat dilihat pada halaman demo nya.
Tutorial kali ini saya akan menggabungkan Jqgrid dengan framework codeigniter (tentunya). Langkah-langkahnya adalah dengan meload data dari database dalam format JSON (dapat juga menggunakan format Array dan XML) kemudian ditampilkan dalam Jqgrid. Silahkan lihat demo nya di halaman ini.
Continue Reading »